Pendidikan Akhlak Anak Berbasis Kearifan Lokal di Hulu Sungai Utara
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas implementasi pendidikan akhlak yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, sebagai upaya membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan budaya. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai lokal masyarakat Banjar, seperti religiusitas, gotong royong, sopan santun, dan tanggung jawab sosial, diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari dan dimanfaatkan sebagai fondasi pendidikan akhlak. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan lapangan, data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap praktik sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal tersebut masih dijaga dan diajarkan secara informal oleh keluarga, tokoh adat, serta tokoh agama, dan tetap relevan di tengah arus modernisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan akhlak yang berakar pada kearifan lokal mampu membentuk karakter anak yang bermoral, religius, dan berbudaya. Keberhasilan pendekatan ini bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat serta pelestarian nilai-nilai lokal yang autentik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.